Rock On

Selasa, 25 Agustus 2020

HARI DEPARTEMEN LUAR NEGERI INDONESIA

     Hari Departemen Luar Negeri Indonesia

Selamat Hari Departemen Luar Negeri Indonesia !
          Hari adalah Hari Departemen Luar Negeri Indonesia tepatnya pada tanggal 19 Agustus. Hari departemen luar negeri Indonesia yang sekarang ini  lebih dikenal dengan Kementerian Luar Negeri. Kementerian luar negeri sendiri bekerja dalam bidang urusan luar negeri. Kementerian luar negeri adalah salah satu dari tiga Kementerian [bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertahanan] yang disebutkan pada UUD 1945. 

          Kementerian luar negeri dipimpin oleh Menteri Luar Negeri [Menlu]. Peringatan Hari Departemen Luar Negeri Indonesia atau yang saat ini lebih dikenal dengan Kementerian Luar Negeri adalah Kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan luar negeri. Kementerian Luar Negeri dalam Kabinet Presidensial adalah kabinet pertama yang dibentuk setelah proklamasi negara Republik Indonesia yaitu pada tanggal 19 Agustus 1945.

          Kementerian Luar Negeri dilantik oleh Pak Presiden Joko Widodo sejak tanggal 27 Oktober 2014 dengan Menteri Luar Negerinya di jabat oleh Retno Marsudi dan Wakilnya dijabat oleh Abdurrahman Mohammad Fachri dan pelantikannya bersamaan dengan pelantikan Menteri Kabinet Kerja. Kementerian luar negeri sendiri tidak dapat dibubarkan oleh Presiden.  

          Menteri Luar Negeri secara bersama-sama dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertahanan bertindak sebagai pelaksana tugas kepresidenan jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan.

          Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang politik dan hubungan luar negeri dalam pemerintahan untuk membantu Presiden menyelenggarakan pemerintahan negara. Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2020 disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia yaitu Retno L.P. Marsudi pada 8 Januari 2020 di Jakarta.

Mari teman-teman kita mencintai negara kita sendiri karena dimana negaramu disitulah kehidupan mu dan selamat hari departemen luar negeri Indonesia semua!^^





  Indonesian Ministry of Foreign Affairs Day

Happy Indonesian Ministry of Foreign Affairs Day!
          Day is the Day of the Indonesian Ministry of Foreign Affairs to be precise on 19 August. The day of the Indonesian Ministry of Foreign Affairs which is now better known as the Ministry of Foreign Affairs. The Ministry of Foreign Affairs itself works in the field of foreign affairs. The Ministry of Foreign Affairs is one of the three Ministries [together with the Ministry of Home Affairs and the Ministry of Defense] mentioned in the 1945 Constitution.
          The Ministry of Foreign Affairs is led by the Minister of Foreign Affairs [Menlu]. Commemoration of the Day of the Indonesian Ministry of Foreign Affairs or currently better known as the Ministry of Foreign Affairs is the Ministry of the Interior of the Indonesian Government in charge of foreign affairs. The Ministry of Foreign Affairs in the Presidential Cabinet is the first cabinet formed after the proclamation of the Republic of Indonesia, namely on August 19, 1945.
          The Ministry of Foreign Affairs was inaugurated by President Joko Widodo since 27 October 2014 with the Minister of Foreign Affairs in the position of Retno Marsudi and the Deputy held by Abdurrahman Mohammad Fachri and the inauguration coincided with the inauguration of the Working Cabinet Minister. The Ministry of Foreign Affairs itself cannot be dissolved by the President.
          The Minister of Foreign Affairs jointly with the Minister of Home Affairs and the Minister of Defense acts as the executor of the presidential duties if the President and Vice President die, resign, are terminated, or are unable to carry out their obligations during their term of office simultaneously.
          The Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia has the task of carrying out government affairs in the field of politics and foreign relations in government to assist the President in administering the state. The 2020 Annual Press Statement of the Minister of Foreign Affairs (PPTM) was delivered by the Minister of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia, Retno L.P. Marsudi on January 8, 2020 in Jakarta.
Let our friends love our own country because where your country is where you live and have a happy day at the Indonesian Ministry of Foreign Affairs all! ^^

Senin, 03 Agustus 2020

MPLS ONLINE 2020

                      MPLS ONLINE 2020

Assalamualaikum Wr. Wb 
   Halo semua! Apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat terus ya! Kali ini kita akan menjelaskan event ’MPLS Online 2020’. Apa itu MPLS? MPLS adalah ’Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah’. Yang dimulai dari absensi, saling tegur sapa dan masih banyak kegiatannya juga lho! Mau tau apa aja kegiatannya? Simak ya!

   Event MPLS Online 2020 dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juli, sebab pandemi covid-19. Jadi kita putuskan untuk adik adik kelas 7 melakukan kegiatan MPLS secara daring. Oh iya, ini beberapa kegiatan saat MPLS Online.
➢ Senin, 13/7/2020; mempelajari materi tentang Smpn 9 Kota bekasi dan osis serta menjawab soal soal yang diberikan serta beberapa kegiatan lainnya.
➢ Selasa, 14/7/2020; mempelajari materi tentang remaja sehat dan perilaku hidup bersih (dari virus corona) dan cara belajar efektif
➢Rabu, 15/7/2020; ada kegiatan Demo Ekskul dari semua ekstrakulikuler.

   MPLS daring/online ini dilaksanakan hanya 3 hari. Walau tidak bisa bertatap muka secara langsung, MPLS Online ini tetap menarik dan seru yang ditemani oleh guru dan panitia-panitia MPLS Daring. Dan juga dalam biodata yang mereka berikan bermacam-macam cita-cita mereka. Dan juga diajarkan tentang visi, misi SMPN 9 Bekasi. Dan masih banyak lagi.

   Semoga tetep semangat ya semua! Tetap jaga kesehatan dan jaga kebersihan!

   Selamat untuk adik adik yang keterima di SMPN 9 Kota Bekasi ini. Mari ciptakan 
Prestasi bersama-sama!^^
Wassalamualaikum Wr. Wb.


                        MPLS ONLINE 2020

Assalamualaikum Wr. Wb
   Hello, all! How are you? Hopefully in a healthy state. This time we will explain the event 'MPLS Online 2020'. What is MPLS? MPLS are 'a time of introduction to the school environment'. Starting with attendance, greeting each other and there are still many of His activities too. Want to know what are the activities? Listen yes!

   The MPLS Online 2020 event was held on July 13-15, because of the co-19 pandemic. So we decided for 7th graders to do online MPL activities. Oh yes, this is some activity when MPLS Online.
➢ Monday, 07/13/2020; learn material about SMP 9 City bekasi and osis as well answer the questions given as well as several other activities.
➢ Tuesday, 07/14/2020; learn material about healthy teenagers and clean living behavior (from corona virus) and effective ways of learning
➢ Wednesday, 7/15/2020; there are Extracurricular Demo activities for all extracurriculars.

   Online / online MPLS take only 3 days. Even though you can't meet face to face. Online MPLS is still interesting and exciting, accompanied by teachers and online MPLS committees. And also in the biodata they provide a variety of their ideals. And also taught about the vision, mission of SMPN 9 Bekasi. And much more.

   Hopefully everyone will be enthusiastic! Keep your health and keep clean!

   Congratulations to the younger siblings who were received at SMPN 9 Bekasi. Let's create
Achievements together! ^^
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Kamis, 23 Juli 2020

HARI ANAK NASIONAL

                     Hari Anak Nasional 

Selamat Hari Anak Nasional! 
   Hari Anak Nasional (HAN) diperigati setiap tanggal 23 Juli. Peringatan Hari Anak di Tanah Air merupakan gagasan Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Kowani adalah organisasi kaum perempuan Indonesia yang embrionya tercetus sejak Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928, atau beberapa pekan setelah Sumpah Pemuda. Kowani diresmikan pada tahun 1964, pada sidang nya di tahun 1951 Kowani mencetuskan beberapa keputusan, dan salah satunya adalah penetapan Hari Anak Nasional. Lalu gagasan tersebut ditindaklanjuti dengan digelarnya Pekan Kanak Kanak pada tahun 1952.

   Pada Sidang Kowani di Bandung yang dihelat pada 1953, Pekan Kanak-kanak Indonesia harus dirumuskan lebih serius lagi. Kowani menyarankan agar kegiatan itu akan rutin dilaksanakan setiap pekan kedua bulan Juli, atau saat liburan kenaikan kelas. Rekomendasi ini disetujui oleh pemerintah. Namun itu tetap dinilai kurang berkesan karena tidak merujuk ke tanggal atau momen tertentu, maka pada Sidang Kowani Jakarta 24-28 Juli 1964 muncul beberapa ide mengenai kapan waktu yang tepat untuk menetapkan waktu diperingati nya Hari Anak Nasional. Dalam prosesnya, tanggal peringatan Hari Anak Nasional sempat beberapa kali mengalami perubahan. Hingga akhirnya, Pak Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden (KepPres) No. 44/1984 yang memutuskan bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. Mengapa 23 Juli? Pemilihan tanggal ini diselaraskan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979. Peringatan HAN diselenggarakan dari tingkat pusat hingga daerah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang ramah anak. 

Selamat Hari Anak Nasional semua!! ^^ 




                  National Children's Day

Happy National Children's Day!
   National Children's Day (HAN) is celebrated every July 23. Commemoration of Children's Day in the country is the brainchild of the Indonesian Women's Congress (Kowani). Kowani is an Indonesian women's organization whose embryo was sparked since the First Indonesian Women's Congress on December 22, 1928, or a few weeks after the Youth Pledge. Kowani was inaugurated in 1964, at his trial in 1951 Kowani came up with several decisions, and one of them was the establishment of National Children's Day. Then the idea was followed up with the convening of Childhood Week in 1952.

   At the Kowani Session in Bandung held in 1953, the Indonesian Child Week should be formulated more seriously. Kowani suggested that the activity would be routinely carried out every second week of July, or during the class promotion vacation. This recommendation was approved by the government. However, it was still considered to be less memorable because it did not refer to specific dates or 
moments, so at the Jakarta Kowani Session 24-28 July 1964 several ideas emerged about when the right time to determine the time was commemorated National Children's Day. In the process, the date of the commemoration of National Children's Day has been amended several times. Until finally, Pak Soeharto 
issued Presidential Decree (KepPres) No. 44/1984 which decided that National Children's Day is celebrated every July 23. Why July 23? The election of this date was harmonized with the ratification of 
the Law on Child Welfare on July 23, 1979. HAN commemoration was held from the central to regional levels to realize Indonesia as a child-friendly country.

Happy National Children's Day all! ^^

Jumat, 17 Juli 2020

HARI KEADILAN INTERNASIONAL

                Hari Keadilan Internasional

Selamat hari Keadilan Internasional!
   Hari ini adalah Hari Keadilan Internasional yang diperingati oleh seluruh dunia pada setiap tahunnya yaitu pada tanggal 17 Juli. Ketidakadilan menjadi cikal bakal kehancuran bangsa. Semakin hari, keadilan justru kalah di rumah sendiri. Di banyak lembaga peradilan kita malah banyak orang-orang korupsi dan kasus penyuapan inilah yang dapat menghadirkan kehancuran bangsa. Berikut adalah sejarah awal diperingatinya Hari Keadilan Internasional atau World Day for International Justice. Penetapan tanggal 17 Juli sebagai Hari Keadilan Internasional berangkat dari diadopsinya Statuta Roma oleh komunitas internasional pada tanggal yang sama dan pada 30 tahun yang lalu. 

   Pada tanggal 17 Juli 1998, perwakilan dari 148 negara menghadiri pertemuan diplomatik di Roma, Italia untuk membahas tentang masalah internasional yang sangat mendesak [kejahatan internasional]. Hasil pembahasan tersebutlah yang kemudian dituangkan dalam Statuta Roma sebuah traktat yang menjabarkan bentuk-bentuk kejahatan internasional, sekaligus mandat untuk mendirikan Mahkamah Pidana Internasional [International Criminal Court]. Pada saat peresmiannya, pengadopsian Statuta Roma didukung oleh 120 negara dan ditentang oleh 7 negara 21 negara lain juga hadir dalam konferensi Roma memilih untuk abstain. 

   Dari 120 negara yang menandatangani dukungan untuk Statuta Roma, hanya 60 negara yang berkomitmen secara legal untuk tunduk pada traktat tersebut [meratifikasi]. Indonesia merupakan salah satu negara yang belum meratifikasi Statuta Roma. Dukungan dan ratifikasi terhadap Statuta Roma agaknya menjadi elemen krusial bagi Indonesia. Pemerintah wajib memiliki komitmen untuk menjunjung prinsip-prinsip hak asasi manusia, dan niat baik untuk menuntaskan kasus kejahatan kemanusiaan di masa lalu, termasuk kejahatan berbasis gender. 

   Statuta Roma membagi kejahatan internasional ke dalam empat kategori inti yaitu  genosida yaitu pembunuhan massal, kejahatan kemanusiaan yaitu kejahatan yang menargetkan kelompok masyarakat tertentu  seperti perbudakan orang-orang berkulit hitam, dan kejahatan berbasis gender, kejahatan perang yaitu pelanggaran hukum perang seperti membunuh warga sipil dan menyiksa sandera, serta kejahatan agresi seperti penjajahan, mobilisasi kekuatan militer tanpa alasan. Proses peradilan atas empat bentuk kejahatan internasional inilah yang dimandatkan kepada Mahkamah Pidana Internasional. 

   Mari teman-teman kita generasi milenial menegakkan dan menerapkan keadilan di Indonesia setidaknya di rumah sendiri dan di lingkungan sekolah! 
Selamat Hari Keadilan Internasional!^^



                 International Justice Day

Happy International Justice day!
   Today is International Justice Day which is commemorated by the whole world every year on July 17. Injustice is the forerunner to the destruction of the nation. Increasingly, justice loses at home. In many of our judicial institutions there are actually many Corruption people and it is this bribery case 
that can bring the destruction of the nation. The following is the early history of the International Day for International Justice. The adoption of July 17 as International Justice Day departs from the adoption of the Rome Statute by the international community on the same date and 30 years ago.

   On July 17, 1998, representatives from 148 countries attended a diplomatic meeting in Rome, Italy to discuss the very urgent international problem [international crime]. The results of the discussion were 
then poured into the Rome Statute a treaty that outlined the forms of international crime, as well as the mandate to establish the International Criminal Court. At the time of its inauguration, the adoption of the Rome Statute was supported by 120 countries and opposed by 7 countries 21 other countries also present at the Rome conference choosing to abstain.

   Of the 120 countries that signed support for the Rome Statute, only 60 countries were legally committed to abide by the treaty [ratified]. Indonesia is one country that has not ratified the Rome Statute. Support and ratification of the Rome Statute seems to be a crucial element for Indonesia. The government must have a commitment to uphold the principles of human rights, and good intentions to resolve past humanitarian crime cases, including gender-based crimes.

   The Rome Statute divides international crimes into four core categories namely genocide, namely mass killings, crimes against humanity, namely crimes that target certain groups of people such as slavery of black people, and gender-based crimes, war crimes namely violations of war laws such as killing civilians and torturing hostages, as well as aggression crimes such as colonialism, mobilization of military forces without reason. The judicial process for these four forms of international crime is mandated by the International Criminal Court.

   Let our millennial friends uphold and implement justice in Indonesia at least at home and in the school environment!
Happy International Justice Day! ^^

Jumat, 26 Juni 2020

HARI ANTI NARKOBA

                       Hari Anti Narkoba

Selamat Hari Anti Narkoba!
   Hari ini adalah Hari Anti Narkoba tepatnya pada tanggal 26 Juni. Hari Anti Narkoba ini ditetapkan oleh PBB yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 7 Desember 1987. Hari Anti Narkoba Internasional juga disebut HANI. HANI ini merupakan bentuk keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan obat-obatan terlarang. Adapun istilah lainnya yaitu adalah Napza yaitu singkatan dari Narkotika, Psikotropika, Dan Zat Adiktif.

   Narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa Psikotropika yang dulunya biasa digunakan untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit-penyakit tertentu. Namun karena sebagian besar banyak yang memakai diluar peruntukkan dan dosis yang dianjurkan yang dapat mengakibatkan kecanduan kepada pemakai. Terdapat 354 jenis Narkoba di dunia.Di indonesia terdapat 35 jenis Narkoba di Indonesia. Pemasok Narkoba terbanyak di indonesia adalah negara China.

   Bentuk Narkoba sangatlah banyak bahkan ada yang berbentuk sangat kecil yang mirip sekali dengan permen juga ada yang dapat dicampurkan ke minuman dan bahkan tidak dapat dirasakan. Lin Zexu ia adalah pejabat dari Dinasti Qing yaitu di Tiongkok adalah salah satu tokoh pegiat anti Narkotika pertama Upaya membebaskan manusia dari pengaruh buruk Narkoba ternyata telah ada sejak dulu. Tepatnya pada tahun 1839, Seorang pejabat Dinasti Qing yaitu Lin Zexu, Beliau melakukan upaya untuk membebaskan manusia dari pengaruh buruk narkoba yaitu melakukan operasi pemberantasan opium di Tiongkok.

   Lin Zexu melakukan itu karena beliau sedih melihat negaranya semakin terpuruk karena uang negara yang mengalir ke inggris akibat ketergantungan akan opium. Menurut KPAI pada tahun 2017 terdapat 87 juta populasi anak di indonesia dan 5,9 juta diantaranya adalah pecandu Narkoba dan terdapat 22.218 kasus kesehatan dan Napza pada anak yang dimana 15,69 % adalah kasus pecandu Narkoba dan 8,1 % adalah kasus anak pengedar Narkoba.

   Mari teman-teman dan semua generasi muda kita jauhi sangat Narkoba kita bangun generasi gemilang tanpa Narkoba agar Indonesia dapat maju dengan generasi milenial.
Selamat Hari Anti Narkoba Semua!^^




                      Anti-Narcotics Day

Happy Anti-Narcotics Day!
   Today is Anti Narcotics Day precisely on June 26. This Anti-Narcotics Day was set by the United Nations namely the United Nations on December 7, 1987. International Anti-Narcotics Day is also called HANI. HANI is a form of global concern about the abuse and illicit trafficking of narcotics. Narcotics stands for Narcotics and illegal drugs. The other term that is drug which stands for Narcotics, Psychotropic, and Addictive Substances.

   Narcotics are actually psychotropic compounds which used to be used to anesthetize patients when they want to have surgery or drugs for certain diseases. But because most of the many who use outside the designation and the recommended dose that can result in addiction to the user. There are 354 types of narcotics in the world. In Indonesia there are 35 types of narcotics in Indonesia. The biggest drug supplier in Indonesia is China.

   There are many forms of narcotics, some even very small, which are very similar to candy, and can also be mixed into drinks and cannot even be felt. Lin Zexu, he was an official from the Qing Dynasty, namely in China, was one of the first anti-Narcotics activist figures. Precisely in 1839, a Qing Dynasty official named Lin Zexu, he made an effort to free people from the ill effects of drugs, which is conducting opium eradication operations in China.

   Lin Zexu did that because he was sad to see his country getting worse because of the country's money flowing into England due to opium dependence. According to KPAI in 2017 there were 87 million child populations in Indonesia and 5.9 million of them were drug addicts and there were 22,218 health and drug cases in children where 15.69% were drug addict cases and 8.1% were cases of drug trafficking children. .

   Let our friends and all our young generation stay away from drugs. We will build a bright generation without drugs so that Indonesia can advance with millennial generation.
Happy Anti-Narcotics Day All! ^^

Rabu, 10 Juni 2020

HARI LAUT SEDUNIA

                     Hari Laut Sedunia

Hari Laut Sedunia!
   Pada hari ini, tanggal 8 Juni 2020 adalah tanggal diperingati nya Hari Laut Sedunia. Hari Laut Sedunia merupakan acara/perayaan tahunan yang diperingati di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Hari peringatan ini di adakan agar Masyarakat dapat menghargai laut-laut yang ada di Dunia dikarenakan laut telah memberikan sumber daya yang besar bagi mahluk hidup, maka dari itu pada akhir tahun 2008 PBB (Perserikatan bangsa-bangsa) men-sah kan Hari Laut Sedunia secara resmi. Perayaan Hari Laut Sedunia merupakan peringatan tahunan yang didedikasika untuk menghargai laut-laut yang ada di dunia. Dengan merayakan hasil-hasil yang disediakan oleh samudra. Seperti makanan laut dan kehidupan laut untuk akuarium, hewan peliharaan.
   Seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah negara maritim, jika dikelola dengan baik, maka dampak positifnya akan besar. Seperti mahluk hidup tidak terganggu perkembang biakannya, laut bersih dan tidak menimbulkan bau, dan lain sebagainya. Terlebih lagi, di Negara kita ini, masih banyak yang kurang perduli akan kelangsungan hidup mahluk laut dengan membuang limbah rumah tangga, plastik, limbah pabrik dan masi banyak yang lainnya. Jika kita merawat dengan baik, laut laut Indonesia sangat indah dan asri. 

   Maka dari itu mari merawat, menjaga, dan menyayangi laut di Dunia ini.

Selamat Hari Laut Sedunia semua !^^



                       World Sea Day 

World Sea Day!
   On this day, June 8, 2020 is the date to commemorate World Sea Day. World Sea Day is an annual event / celebration which is celebrated in various countries, including in Indonesia. This memorial day is 
held so that the community can respect the seas in the world because the sea has provided a great resource for living things, therefore at the end of 2008 the United Nations (United Nations) legalized 
World Sea Day official. World Sea Day Celebration is an annual commemoration dedicated to respecting the world's seas. By celebrating the results provided by the ocean. Like seafood and marine life for 
aquariums, pets.
  As we know, Indonesia is a maritime country, if managed well, the positive impact will be large. Like living things, the breeding is not disturbed, the sea is clean and does not cause odor, and so forth. Moreover, in our country, there are still many who are less concerned about the survival of marine creatures by disposing of household waste, plastics, factory waste and many others. If we take good care, the sea of Indonesia is very beautiful and beautiful.

   Therefore, let's take care, care for and love the sea in this world.

Happy World Sea Day all! ^^

Senin, 01 Juni 2020

EPHIPANY JILID 2

                         Ephipany Jilid 2

Ephipany Jilid 2 !
   Assalamualaikum Teman-Teman ! Apakabar kalian semua? Semoga baik-baik saja ya! Dimasa pandemic seperti ini kita harus menjaga kesehatan agar tidak mudah terjangikit virus, salah satu caranya adalah dengan mengikuti #DiRumahAja agar tidak terkena Virus yang mudah menyebar itu. Oh iya, SMPN 9 Kota Bekasi sedang mengadakan Event “Ephipany Jilid 2” loh! Event ini berlangsung pada tanggal 2 s/d 8 Mei 2020 secara online. 

   Apa sih Ephipany itu? Ephipany adalah event untuk memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Emansipasi Pendidikan Masa Kini”. Event ini wajib diikuti oleh kelas 7 dan kelas 8. Lomba nya bermacam-macam loh! Ada Ephilogy, Poster dan juga Cover lagu adat. Event ini dapat menunjukkan, mengembangkan, membangun bakat dan minat siswa. Apakah ada hadiah untuk pemenang lomba? Tentu saja ada! Untuk pemenang masing-masing lomba akan mendapatkan uang tunai sebesar 50k/ lomba, lalu 50k untuk juara terfavorit. 

   Pada tanggal 8 Mei 2020 sudah di tentukan pemenangnya, berikut nama pemenang dari masing- masing mata lomba; M. Naufal 7F- Ephilogy, Annisa Tiara 8K- Ephilogy, Alifah Zahra 7J- Poster, Farah Aqila 8K- Poster, Nathanael Amendo 7H- Cover Lagu Adat, dan Azzahra Zamzami Sinara 8I- Juara Favorit. Event ini berhasil menunjukkan bahwa siswa-siswi SMPN 9 Kota Bekasi kreatif dan berbakat. Berikut adalah pemenang dalam lomba poster,cover lagu daerah,dan ephilogy.

   Selalu tunjukkan dan kembangkan bakatmu yah teman-teman!



                     Ephipany Volume 2

Ephipany Volume 2!
   Assalamualaikum Friends! How are you all ? I hope it's alright! In a pandemic like this we have to maintain our health so as not to be easily infected by viruses, one of the ways is to follow #DiRumahAja so as not to be exposed to the virus that easily spreads. Oh, on SMPN 9 Bekasi City is holding an 
"Ephipany Volume 2" Event! This event takes place on May 2 through May 8, 2020 online.

   What is Ephipany? Ephipany is an event to commemorate Kartini Day and National Education Day with the theme "Emancipation of Education Today". This event is mandatory for 7th and 8th grade classes. There are Ephilogy, Poster and also Cover of traditional songs. This event can show, develop, build students' 
talents and interests. Are there any prizes for the winners of the race? Of course there is! For the winner of each race will get cash of 50k / race, then 50k for the most favorite champion.

   On May 8, 2020 the winner was determined, along with the names of the winners of each 
competition; M. Naufal 7F- Ephilogy, Annisa Tiara 8K- Ephilogy, Alifah Zahra 7J- Poster, Farah Aqila 8K- Poster, Nathanael Amendo 7H- Cover Customary Songs, and Azzahra Zamzami Sinara 8I- favorite champion. This event successfully showed that the students of SMPN 9 Bekasi City were creative 
and talented. Here were the winners in the poster, regional song cover, and ephilogy competitions.

   Always show and develop your talents, friends!