Rock On

Rabu, 28 Juli 2021

MPLS ONLINE 2021

                        MPLS ONLINE 2021                                 
Assalamualaikum Wr. Wb 
   Halo semua! Apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat terus ya! Kali ini kita akan menjelaskan event ’MPLS Online 2021’. Apa itu MPLS? MPLS adalah ’Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah’. Yang dimulai dari absensi, saling tegur sapa dan masih banyak kegiatannya juga lho! Mau tau apa aja kegiatannya? Simak ya!

   Event MPLS Online 2021 dilaksanakan pada tanggal 21-23 Juli, sebab pandemi covid-19. Jadi kita putuskan untuk adik adik kelas 7 melakukan kegiatan MPLS secara daring. Oh iya, ini beberapa kegiatan saat MPLS Online.
  ➢Rabu, 21/7/2021; mempelajari materi tentang Smpn 9 Kota bekasi dan osis serta menjawab soal soal yang diberikan serta beberapa kegiatan lainnya.
  ➢ Kamis, 22/7/2021; mempelajari materi tentang remaja sehat dan perilaku hidup bersih (dari virus corona) dan cara belajar efektif
  ➢Jumat, 23/7/2021; ada kegiatan Demo Ekskul dari semua ekstrakulikuler.

   MPLS daring/online ini dilaksanakan hanya 3 hari. Walau tidak bisa bertatap muka secara langsung, MPLS Online ini tetap menarik dan seru yang ditemani oleh guru dan panitia-panitia MPLS Daring. Dan juga dalam biodata yang mereka berikan bermacam-macam cita-cita mereka. Dan juga diajarkan tentang visi, misi SMPN 9 Bekasi. Dan masih banyak lagi.
   
   Kiranya kita terus meraih prestasi untuk mewujudkan cita-cita! Seperti yang dikatakan Walt Disney, “If you can dream it, you can do it” yang artinya jika kamu dapat bermimpi, kamu dapat mewujudkannya 

   Selamat untuk adik adik yang keterima di SMPN 9 Kota Bekasi ini. Mari ciptakan 
Prestasi bersama-sama!^^

   Semoga tetep semangat ya semua! Tetap jaga kesehatan dan jaga kebersihan!
Wassalamualaikum Wr. Wb.


                          MPLS ONLINE 2021
                                 
Assalamualaikum Wr. Wb
   Hello everyone! Wassup? Hope you guys keep safe! This time we'll explain the 'MPLS online 2021' event. What's MPLS? MPLS is the 'school environment introduction’. Who starts in absences, greeting to each other and still do a lot of it! Wanna know what’s going on? Listen carefully!

   The MPLS online 2021 was brought out on 21-23 July, as the covid-19 pandemic. So we decide for the seventh graders to do MPLS online. By the way, these are some of the activities when the MPLS come online :
   ➢Wednesdays, 21/7/2021: To learn about SMP 9 Bekasi and osis, and to answer the questions given and some other activities.
   ➢Thursday, 22/7/2021:  Learning about healthy teens and clean living behaviors (from the corona virus) and effective learning.
   ➢Fridays, 23/7/2021: There's an extracurricular movement of all the extracurriculars.

   These online MPLS only take 3 days. Though not directly face-to face, the MPLS online are interesting and exciting accompanied by teachers and online MPLS committees. And also in the bio-data they provide their diverse ideals. And also taught vision, mission of st nine bekasi. And many more.
 
   May we continue to achieve our goals! As Walt Disney says, "if you can dream it, you can do it" means if you can dream it, you can make it happen.

   Congratulations to all the students who have been accepted in  SMP 9 Bekasi. Let's make more achievements together!
 
    Keep your spirits up, people! Stay healthy and clean!

Selasa, 20 Juli 2021

HARI PAJAK NASIONAL

                          Hari Pajak Nasional

Selamat Hari Pajak Nasional!
   Setiap tanggal 14 Juli, kita memperingati Hari Pajak Nasional. Penetapan Hari Pajak tersebut memiliki beberapa alasan yang melatar belakanginya, contohnya sebagai sebuah bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa dan menguatkan jati diri organisasi. Oleh karena hal tersebut, maka pemerintah menetapkan tanggal 14 Juli sebagai Hari Pajak Nasional.

   Pada hari Selasa, 14 Juli 2018, Indonesia memperingati Hari Pajak untuk pertama kalinya. Momentum dari Hari Pajak pada tahun 2021 ini sedikit berbeda dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan bahwa reformasi perpajakan yang dilakukan mulai dari sisi bisnis, organisasi, hingga pengelolaan sumber daya manusia merupakan langkah untuk menjawab tantangan kerja ke depan. Suryo Utomo juga mengatakan bahwa pihaknya telah menerapkan cara kerja atau proses bisnis baru dalam rangka perluasan basis pajak. Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan bahwa melalui reformasi tersebut, pajak akan mampu dijadikan sebagai sebuah sumber pendapatan yang dapat diandalkan untuk mencukupi belanja negara dan juga sebagai alat dalam memberikan dorongan tambahan pada ekonomi nasional.

Jadi, bayarlah pajak tepat waktu untuk kemajuan negara tercinta kita! 


                           National Tax Day

Happy National Tax Day!
   Every July 14th, we commemorate National Tax Day. The determination of Tax Day has several reasons behind it, for example as a form of respect for the history of the struggle of the nation and strengthen the identity of the organization. Therefore, the government designated July 14 as National Tax Day.

   On Tuesday, July 14, 2018, Indonesia celebrated Tax Day for the first time. The momentum from Tax Day in 2021 is slightly different due to the Covid-19 pandemic. Director General of Tax Suryo Utomo said that tax reforms carried out from the business side, organization, to human resource management are steps to answer the challenges of work in the future. Suryo Utomo also said that it has implemented a new way of working or business process in order to expand the tax base. Director General of Tax Suryo Utomo said that through these reforms, taxes will be able to be used as a reliable source of income to adequately spend the country and also as a tool in providing additional boosts to the national economy.

So, pay taxes in time for the progress of our beloved country!

Senin, 12 Juli 2021

HARI KOPERASI NASIONAL

                     Hari Koperasi Nasional

Selamat Hari Koperasi Nasional!
   Hari Koperasi di Indonesia diperingati setiap tanggal 12 Juli. Pada tahun 1908, Dr. Soetomo mendirikan Budi Utomo. Ini merupakan tonggak awal mula perkembangan koperasi Indonesia. Melalui Budi Utomo, masyarakat diharapkan dapat hidup sejahtera lewat sektor perkoperasian.

   Tak hanya Budi Utomo, Serikat Dagang Islam yang berdiri pada tahun 1927 juga menjadi tonggak berdirinya koperasi di Tanah Air. Serikat tersebut bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusaha pribumi.
Sejarah Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juli pada tahun 1929, koperasi Hindia Belanda semakin berkembang berkat Partai Nasional Indonesia. Semangat koperasi pun mulai tersebar lewat partai tersebut. Sayangnya, proses perkembangan ini tidak berlanjut. Pada tahun 1933, pemerintah mengeluarkan undang-undang untuk mematikan usaha koperasi.

   Pada masa kependudukan Jepang, muncul koperasi baru buatan Jepang yang bernama Koperasi Kumuyai. Alih-alih membantu Indonesia, koperasi tersebut justru menjadi alat pengeruk keuntungan.

   Pada tanggal 11 sampai 14 Juli pada tahun 1947, Kongres Koperasi I digelar di Indonesia. Kongres tersebut menghasilkan penetapan Hari Koperasi pada tanggal 12 Juli. Kongres itu juga meresmikan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI).

   Pada tanggal 15 sampai 17 Juli pada tahun 1953, Kongres Koperasi kembali diadakan. Dalam kongres kedua ini, Mohammad Hatta ditetapkan sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Penetapan tersebut dilakukan karena wakil Presiden RI pertama itu sudah berjasa bagi koperasi dan perekonomian Indonesia.

   Kini, kedudukan koperasi semakin kuat dengan kehadiran Undang-Undang No.12 Tahun 1967. Lembaga koperasi pun sudah bertumbuh dengan kuat di Indonesia.
   Selamat memperingati Hari Koperasi!


                    National Cooperative Day

Happy National Cooperative Day!
   Cooperative Day in Indonesia is celebrated every July 12. In 1908, Dr. Soetomo founded Budi Utomo. This is the first milestone in the development of Indonesian cooperatives. Through Budi Utomo, people are expected to live prosperously through the cooperative sector.

   Not only Budi Utomo, the Islamic Trade Union that was founded in 1927 is also a milestone in the establishment of cooperatives in the country. The union aims to fight for the economic standing of indigenous entrepreneurs.

   The history of National Cooperative Day, which is commemorated every July 12, 1929, the Dutch East Indies cooperative is growing thanks to the Indonesian National Party. The spirit of cooperatives began to spread through the party. Unfortunately, this process of development does not continue. In 1933, the government passed a law to shut down cooperative businesses.

   During the Japanese occupation, a new Japanese-made cooperative was created called Kumuyai Cooperative. Instead of helping Indonesia, the cooperative became a profit dredging tool.

   From July 11 to 14, 1947, the First Cooperative Congress was held in Indonesia. The Congress produced the establishment of Cooperative Day on July 12. The Congress also inaugurated the Central Organization of Indonesian People's Cooperatives (SOKRI).

   On 15 to 17 July 1953, the Cooperative Congress was again held. In this second congress, Mohammad Hatta was appointed as the Father of Indonesian Cooperatives. The determination was made because the first Vice President of the Republic of Indonesia has contributed to the cooperative and the Indonesian economy. 

   Now, the position of the cooperative is stronger with the presence of Law No.12 of 1967. Cooperative institutions have also grown strongly in Indonesia.
   Happy Cooperative Day!

Selasa, 29 Juni 2021

HARI KELUARGA NASIONAL

                   Hari Keluarga Nasional

   Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional setiap 29 Juni. Hari tersebut merupakan pemberian penghargaan kepada rakyat Indonesia yang telah berjuang merebut dan mempertahanan RI dengan meninggalkan keluarganya. Hari Keluarga Nasional diperingati untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga. 29 Juni 1945 ditandai dengan kembalinya para pejuang Proklamasi ke rumah masing-masing. Mereka berkumpul dengan keluarganya, setelah mempertahankan Republik Indonesia.

    Karena itu kita semua harus menyayangi keluarga kita. Kasih sayang merupakan hal terpenting dalam keluarga, jadi sayangilah keluargamu. 

Selamat merayakan Hari Keluarga Nasional !



                       National Family Day

   Indonesia commemorates national family day every June 29. The day was a tribute to the people of Indonesia who had fought to seize and hold Republik Indonesia by abandoning their families. National family day is
commemorated to remind all indonesians of the importance of the family. June 29, 1945, was marked by the return of the patriots to their homes. They gathered with their families after defending the republic of Indonesia. 

   That's why we all have to love our families. Love is the most important thing in the family, so love your family.

Happy National Family Day!

Minggu, 23 Mei 2021

HARI KEANEKARAGAMAN HAYATI


                  Hari Keanekaragaman Hayati

   Hari Keanekaragaman Hayati atau Biodiversity Day 2021 diperingati setiap tanggal 22 Mei. Tujuan peringatan (hari kehari) adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran serta menumbuhkan kecintaan terhadap keanekaragaman hayati atau biodiversitas di bumi.

   Tanggal 22 Mei sebagai Hari Keanekaragaman Hayati ini disepakati oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terkait dengan isu keanekaragaman hayati. Sebelumnya, selama 7 tahun sejak ditetapkan pada tahun 1993, Hari Keanekaragaman Hayati diperingati pada tanggal 29 Desember yang dilatarbelakangi oleh konferensi PBB mengenai Pembangunan dan Lingkungan, yaitu “The Earth Summit” di Rio de Janeiro, Brazil. 

   Dalam konferensi tersebut, salah satu kesepakatan penting yang dihasilkan adalah Konvensi Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity). Laman resmi Program Pengembangan Kota (P2KH) menulis, sejak tahun 2000, Hari Keanekaragaman Hayati diperingati setiap tanggal 22 Mei untuk memperingati adopsi Konvensi pada tanggal 22 Mei 1992 di Nairobi, Kenya.

   Setiap tahunnya, Hari Internasional Keanekaragaman Hayati mengusung tema berbeda yang ditentukan oleh pihak sekretariat PBB dalam upaya mengangkat isu spesifik terkait dengan keanekaragaman hayati.
Selamat Hari Keanekaragaman Hayati, mari menjaga lingkungan kita!


                            Biodiversity Day

          Biodiversity day is commemorated every May 22. The purpose of the memorial (day) is to enhance understanding and awareness and to foster a love of biodiversity or biodiversities on earth. 

   May 22 as a day for this biological diversity to be signed by the United Nations (UN). The goal is to enhance understanding and awareness associated with biodiversity issues.
Previously, for 7 years since its inauguration in 1993, the day of biodiversity observed on December 29, held back by the UN conference on development and environment, “The Earth Summit" in Rio de Janeiro, Brazil.

   At the conference, one of the most important conventions of biological diversity emerged at the convention on biological diversity. The official city development programme's page (P2KH) writes that since 2000, a day of biodiversity is commemorated each May 22 to commemorate the adoption of the convention on May 22, 1992, in Nairobi, Kenya. 

   Each year, the international day of biodiversity stimulates a different theme decided by the UN secretariat in an effort to bring up specific issues related to biodiversity.
Happy biodiversity day, let's protect our environment!

Rabu, 21 April 2021

HARI KARTINI

                              Hari Kartini

Selamat memperingati Hari Kartini!
   Presiden Soekarno mengeluarkan keputusan bahwa tanggal 21 April, diperingati sebagai hari besar yang dikenal sebagai Hari Kartini. Raden Adjeng Kartini atau dikenal sebagai R.A Kartini merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M.A. Ngasirah. Kartini dikenal menjujung harga diri kaum wanita. Ia berjuang keras agar kaum wanita tidak hanya di dapur saja melainkan juga bersekolah, untuk menuntut ilmu. Berkat usahanya, perempuan di Indonesia juga mendapatkan pendidikan yang layak dan sama dengan para laki-laki. Kartini mengatakan bahwa perempuan bisa berperan lebih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di bidang pendidikan. Ia juga mengatakan bahwa perempuan dapat menentukan pilihan hidup dan bersekolah setinggi-tingginya. Salah satu kutipan bijak Kartini adalah "Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba, jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang."

    Jadi, belajarlah sungguh-sungguh dan raihlah cita-cita! Selamat memperingati Hari Kartini!


                                Kartini Day

Happy Kartini's Day!
   President Soekarno issued a decree on April 21, commemorated as a big day known as Kartini Day. Raden Adjeng Kartini or known as R.A Kartini was the daughter of Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat and M.A. Ngasirah. Kartini is known to respect women's self-esteem. She fought hard so that women not only in the kitchen but also in school, to study. Thanks to her efforts, women in Indonesia also get a decent education and the same as men. Kartini said that women can play a more role in national and state life, especially in the field of education. She also said that women can make life choices and attend school as highly as they can. One of Kartini's wise quotes is "Never give up if you still want to try, don't let regrets come because you're one step away from winning."

So, learn earnestly and achieve goals! Happy Kartini's Day!

Rabu, 24 Maret 2021

HARI BANDUNG LAUTAN API

                      Bandung Lautan Api

Selamat Memperingati Bandung Lautan Api !
   Pada tanggal 12 Oktober 1945, Pasukan Inggris bagian dari Brigade MacDonald tiba di Bandung. Sejak semula hubungan mereka dengan pemerintah RI sudah tegang. Mereka menuntut agar semua senjata api penduduk Bandung diserahkan kepada Tentara Sekutu. 
          
   Malam tanggal 21 November 1945, Tentara Keamanan Rakyat (TKR) melancarkan serangan terhadap Hotel Homann dan Hotel Preanger yang digunakan Inggris sebagai markas. Tiga hari kemudian, MacDonald menyampaikan Penegasan agar Bandung dikosongkan oleh penduduk Indonesia, termasuk pasukan bersenjata.
          
   Penegasan Tentara Sekutu mendorong TKR untuk melakukan operasi "Bumi-Hangus". Para pejuang pihak Republik Indonesia tidak rela bila Kota Bandung dimanfaatkan oleh pihak Sekutu, karena itu mereka melakukan operasi “Bumi-Hangus”. Hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota Bandung dan mulai membakar perumahan.
          
   Bandung sengaja dibakar agar Sekutu tidak dapat menggunakannya sebagai markas strategis militer. Asap hitam mengepul membubung tinggi di udara dan semua listrik mati. Tentara Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Pertempuran terjadi secara sengit karena terdapat gudang amunisi besar milik Tentara Sekutu. 
          
   Staf pemerintahan kota Bandung pada mulanya akan tetap tinggal di dalam kota. Tetapi demi keselamatan mereka, maka pada pukul 21.00, mereka juga ikut dalam rombongan yang mengevakuasi dari Bandung. Kurang lebih pukul 24.00 Bandung telah kosong dari penduduk dan TKR. Tetapi api masih membakar kota, sehingga Bandung pun menjadi lautan api.

   “Kita tidak pernah dapat berkorban begitu besar bagi mereka yang bersedia mengorbankan segalanya bagi kita” –Mohammad Hatta-




                     Bandung Sea of ​​Fire

Happy Commemorating Bandung Ocean of Fire!
   On 12 October 1945, British troops part of the MacDonald Brigade arrived in Bandung. Since the beginning, their relationship with the Indonesian government has been tense. They demanded that all firearms of the Bandung residents be handed over to the Allied Forces.
          
   The night of November 21, 1945, the People's Security Army (TKR) launched an attack on the Homann Hotel and the Preanger Hotel which were used by the British as headquarters. Three days later, MacDonald conveyed an affirmation that Bandung was vacated by the Indonesian population, including the armed forces.
          
   The Allied Army's assertion prompted TKR to conduct "Scorched-Earth" operations. The fighters from the Republic of Indonesia did not want Bandung to be used by the Allied Forces, so they carried out the "Scorched Earth" operation. That same day, a large group of Bandung residents flowed a long way leaving the city of Bandung and began burning houses.
          
   Bandung was deliberately burned so that the Allies could not use it as a strategic military headquarters. Billowing black smoke rose high in the air and all the electricity went out. The British army began to attack so fierce fighting ensued. The battle was fierce because there was a large ammunition store belonging to the Allied Forces.
          
   Bandung city government staff will initially remain in the city. But for their safety, at 21.00, they also joined the group that evacuated from Bandung. Approximately 24.00 Bandung was empty of residents and TKR. But the fire still burned the city, so Bandung became a sea of ​​fire.

   "We can never sacrifice so much for those who are willing to sacrifice everything for us" -Mohammad Hatta