Rock On

Minggu, 17 Juli 2022

HARI KEADILAN INTERNASIONAL

        HARI KEADILAN INTERNASIONAL

   Selamat Memperingati Hari Keadilan Internasional!

   Pada tanggal 17 Juli diperingati sebagai Hari Keadilan Internasional. Hari ini juga dikenal sebagai Hari Keadilan Pidana Internasional atau International Justice Day. 

   Peringatan tersebut menandai pentingnya memerangi impunitas dan membawa keadilan bagi para korban kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosid. 

   Hari ini diperingati di seluruh dunia sebagai bagian dari upaya untuk mengenali sistem peradilan pidana internasional yang sedang berkembang. Pengadilan International Criminal Court (ICC) dibentuk untuk menyelidiki dan, jika diperlukan, mengadili orang-orang yang didakwa dengan kejahatan paling berat yang menjadi perhatian masyarakat internasional.

SEJARAH HARI KEADILAN INTERNASIONAL

   Pada tanggal 17 Juli menandai peringatan adopsi Statuta Roma, paranoia pendirian ICC, yang berupaya melindungi orang dari genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi. Ini terjadi pada tahun 1998. 

   Pada Konferensi Peninjauan Statuta Roma yang diadakan di Kampala (Uganda) pada tanggal 1 Juni 2010, Assembly of State Parties memutuskan untuk merayakan hari itu sebagai Hari Peradilan Pidana Internasional. 

   ICC adalah singkatan dari International Criminal Court. Lembaga itu tercipta ketika 120 negara bagian mengadopsi undang-undang di Roma. Itu dikenal sebagai Statuta Roma dari Pengadilan Kriminal Internasional. Semua negara yang setuju untuk mengadopsi undang-undang tersebut menerima yurisdiksi ICC, sehubungan dengan penuntutan kejahatan yang sangat serius. Idenya bukan membuat ICC bisa menggantikan pengadilan nasional. Ia hanya dapat melakukan intervensi ketika suatu negara tidak dapat atau tidak mau melakukan penyelidikan dan mengadili para pelakunya.

   Selamat Memperingati Hari Keadilan Internasional! Keadilan sosial adalah hak mutlak setiap insan dunia, marilah tegakkan bersama!

INTERNATIONAL JUSTICE DAY

   Happy International Day of Justice!

   July 17 is celebrated as International Day of Justice. This day is also known as International Criminal Justice Day. 

   The anniversary marks the importance of fighting impunity and bringing justice to victims of war crimes, crimes against humanity and genocide. 

   This day is celebrated around the world as part of efforts to recognize the evolving international criminal justice
system. The International Criminal Court (ICC) was created to investigate and, where necessary,
try persons charged with the most serious crimes of concern to the international community.

   HISTORY OF INTERNATIONAL JUSTICE DAY

   July 17 marks the anniversary of the adoption of the Rome Statute, the paranoia of the ICC's
founding, which seeks to protect people from genocide, crimes against humanity, war crimes and crimes of aggression. 

   This happened in 1998. At the Rome Statute Review Conference held in
Kampala (Uganda) on 1 June 2010, the Assembly of State Parties decided to celebrate the day as
International Criminal Justice Day. 
   ICC stands for International Criminal Court. It was created
when 120 states adopted laws in Rome. It is known as the Rome Statute of the International Criminal Court. All countries that agree to adopt the law accept the jurisdiction of the ICC, with
respect to the prosecution of very serious crimes. The idea is not to make the ICC replace national courts. It can only intervene when a country is unable or unwilling to investigate and prosecute the perpetrators.

   Happy International Day of Justice! Social justice is the absolute right of every human
being in the world, let's uphold it together!

Selasa, 21 Juni 2022

HARI MUSIK SEDUNIA

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Hari Musik Sedunia 

   Hari Musik Sedunia (World Music Day) atau disebut juga La Fête de la Musique merupakan festival musik yang dirayakan setiap tanggal 21 Juni untuk menghormati musisi di seluruh dunia.

   Hari Musik Dunia pertama kali diadakan pada tahun 1982 di Prancis sekaligus bertepatan dengan perayaan Summer Solstice. Menteri Kebudayaan Prancis saat itu, Jack Lange adalah orang yang memulai Fete de la Musique di Paris. Kini hari musik dirayakan di lebih dari 120 negara, seperti India, Italia, Australia, Amerika Serikat, Jepang, China, Malaysia. Dimana mereka juga turun ke jalan, menggelar konser gratis di area umum, seperti taman, stadion. Penikmat musik juga menggelar konser musik dan event berbeda di hari spesial ini.

   Hari Musik Sedunia diperingati untuk memberikan musik gratis bagi semua pecinta musik dan menyediakan platform bagi musisi amatir dan profesional untuk menunjukkan bakat mereka kepada dunia. Hal ini dirayakan untuk menyoroti pentingnya musik dan bagaimana itu bermanfaat bagi pikiran dan tubuh manusia. Banyak penelitian dan ahli telah menunjukkan, musik membantu mengurangi stres, memberikan tidur yang lebih baik dan membuat kita terus berjalan.

   Terapi musik telah membuktikan keajaiban bagi orang-orang yang berjuang melawan masalah mental dan juga dapat membantu seseorang untuk berolahraga lebih baik.

   Dengan jenis musik yang tepat, orang dapat berkonsentrasi pada pekerjaan mereka dan juga tampil lebih baik.

   Di Hari Musik Sedunia mari kita jaga, rawat, dan lestarikan musik, terlebih musik tradisional!






                        World Music Day    

    World Music Day World Music Day or also called La Fête de la Musique is a music festival that is celebrated every June 21 to honor musicians around the world.

   World Music Day was first held in 1982 in France and coincided with the celebration of the Summer Solstice. The then French Minister of Culture, Jack Lange was the one who started the Fete de la Musique in Paris. Now music day is celebrated in more than 120 countries, such as India, Italy, Australia, the United States, Japan, China, Malaysia. Where they also took to the streets, holding free concerts in public areas, such as parks, stadiums. Music connoisseurs also hold music concerts and different events on this special day.

   World Music Day is commemorated to provide free music for all music lovers and provide a platform for amateur and professional musicians to show their talents to the world. It is celebrated to highlight the importance of music and how it benefits the human mind and body. Many studies and experts have shown, music helps reduce stress, provides better sleep and keeps us going.

   Music therapy has proven a miracle for people struggling with mental problems and can also help a person to exercise better. With the right kind of music, people can concentrate on their work and also perform better. 

   On World Music Day let's take care of, care for, and preserve music, especially traditional music

Minggu, 05 Juni 2022

HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

                   ㅤㅤㅤHari Lingkungan Hidup Sedunia

Selamat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia!

  Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga akan menandai peluncuran resmi Dekade Restorasi Ekosistem PBB 2021 – 2030. Dekade PBB ini dimaksudkan untuk memulihkan ekosistem yang terdegradasi dan hancur untuk memerangi krisis iklim, mencegah hilangnya satu juta spesies dan meningkatkan ketahanan pangan, pasokan air, dan mata pencaharian. Kemudian pada 5 Juni 1974, Hari Lingkungan Hidup Sedunia pertama kali dirayakan.

   Tema perdana yang diusung adalah ‘Only One Earth’. Pada tanggal 15 Desember 1972, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi (A/RES/2994 (XXVII) dan menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Resolusi itu juga meminta negara-negara dan organisasi yang berada di bawah PBB untuk memperingati hari ini setiap tahun dan menegaskan kembali kepedulian mereka terhadap pelestarian dan peningkatan lingkungan, dengan maksud untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan.

   Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali penyerap karbon alami – seperti hutan dan lahan gambut – yang dapat membantu menutup kesenjangan emisi iklim hingga 25% pada tahun 2030.

   Selamat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia! Kesehatan Jiwa berakar dari lingkungan yang sehat! 

                                                            
                                                        






                         World Environment Day 

Happy World Environment Day

   World Environment Day is observed on June 5 every year. The commemoration of World Environment Day will also mark the official launch of the United Nations Ecosystem Restoration Decade 2021 –2030. This United Nations Decade is intended to restore degraded and destroyed ecosystems to combat the climate crisis, prevent the loss of one million species and improve food security, water supplies and livelihoods. livelihood. Then on June 5, 1974, World Environment Day was first celebrated.

   The first theme that was carried was 'Only One Earth'. On 15 December 1972, the United Nations General Assembly adopted a resolution (A/RES/2994 (XXVII) and designated 5 June as World Environment Day. The resolution also asked countries and organizations under the United Nations to observe this day every year. and reaffirming their concern for the preservation and improvement of the environment, with a view to raising environmental awareness.

   The program aims to revive natural carbon sinks –such as forests and peatlands –that could help close the climate emissions gap by 
25% by 2030.

   Happy World Environment Day! Mental Health is rooted in a healthy environment!

Jumat, 20 Mei 2022

HARI KEBANGKITAN NASIONAL

ㅤㅤㅤㅤHari Kebangkitan Nasional

   Selamat Memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

   Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20 di Nusantara, ketika rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai “orang Indonesia”. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Budi Utomo dan ikrar Sumpah Pemuda.

   Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei ditiap tahunnya, sebenarnya merupakan hari lahirnya organisasi Boedi Utomo. Kebangkitan Nasional yang merupakan kebangkitan bangsa Indonesia yang mulai memiliki rasa kesadaran nasional ditandai dengan berdirinya Boedi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 dan lahirnya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei diambil dari tanggal lahirnya organisasi Budi Utomo. Budi Utomo didirikan oleh Dr Sutomo dan para mahasiswa School tot Opleiding van Indische Artsen atau STOVIA pada 20 Mei 1908.

   Sejak saat itu, Indonesia memasuki masa pergerakan nasional. Dr Sutomo beserta kawan-kawannya ingin mendirikan sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, dan budaya. Keinginan itu berdasarkan dari gagasan Dr Wahidin Sudirohusodo yang ingin meningkatkan martabat rakyat dan bangsa Indonesia. Gagasan itu muncul melihat kondisi bangsa Indonesia pada saat itu memprihatinkan akibat sistem kolonialisme Belanda. Pendidikan rakyat Indonesia, terutama kaum pribumi, rendah dan tidak mendapat informasi atau tertutup dari dunia luar. Dr Sutomo beserta para pelajar STOVIA mendirikan perhimpunan Budi Utomo untuk mengejar ketertinggalan bangsa dari bangsa-bangsa lain. Lahirnya Budi Utomo ini menandai terjadinya perubahan bentuk perjuangan dalam mengusir penjajah, menjadi perjuangan dengan kekuatan pemikiran dan bersifat nasional.

   Perjuangan yang selama ini bersifat kedaerahan, berubah menjadi nasional dengan tujuan mencapai kemerdekaan. Perjuangan yang selama ini dilakukan dengan secara fisik, juga dilakukan dengan cara memanfaatkan kekuatan-kekuatan pemikiran. Tokoh Kebangkitan Nasional yang terkenal disebut Tiga Serangkai, yaitu Douwes Dekker, dr Cipto Mangunkusumo, dan Ki Hajar Dewantoro (Suwardi Suryoningrat). Dari Budi Utomo inilah memelopori munculnya organisasi-organisasi pergerakan di masa selanjutnya, seperti Sarekat Dagang Islam (SDI), Indische Partij, Perhimpunan Indonesia, dan Muhammmadiyah.

   Selamat memperingati hari kebangkitan nasional, “BANGKIT UNTUK BERSATU, KEBANGKITAN UNTUK PERSATUAN!“
 





                National Resurgence Day

Happy National Awakening Day.

   The Indonesian National Awakening was the period in the first half of the 20th century in the archipelago, when the Indonesian people began to develop a sense of national consciousness as “Indonesians”. This period was marked by two important events, namely the establishment of Budi Utomo and the Pledge of Youth Pledge.

   National Awakening Day which falls on May 20 every year, is actually the birthday of the Boedi Utomo organization. The National Awakening, which was the awakening of the Indonesian nation which began to have a sense of national awareness, was marked by the establishment of Boedi Utomo on May 20, 1908 and the birth of the Youth Pledge on October 28, 1928. The commemoration of the National Awakening Day on May 20 was taken from the date of the birth of the Budi Utomo organization. Budi Utomo was founded by Dr. Sutomo and the students of the School tot Opleiding van Indische Artsen or STOVIA on May 20, 1908.

   Since then, Indonesia has entered a period of national movement. Dr. Sutomo and his friends want to establish an organization that is engaged in social, economic, and cultural fields. This desire was based on the idea of ​​Dr. Wahidin Sudirohusodo who wanted to increase the dignity of the people and nation of Indonesia. The idea arose seeing the condition of the Indonesian nation at that time was apprehensive due to the Dutch colonial system. The education of the Indonesian people, especially the indigenous people, is low and uninformed or closed from the outside world. Dr. Sutomo and the STOVIA students founded the Budi Utomo association to catch up with other nations. The birth of Budi Utomo marked a change in the form of the struggle in expelling the invaders, into a struggle with the power of thought and national character.

   The struggle, which had been regional in nature, turned into a national struggle with the aim of achieving independence. The struggle that has been carried out physically, is also carried out by utilizing the power of thought. The famous figures of the National Awakening are called the Three Ones, namely Douwes Dekker, Dr. Cipto Mangunkusumo, and Ki Hajar Dewantoro (Suwardi Suryoningrat). It was from Budi Utomo that pioneered the emergence of future movement organizations, such as the Sarekat Dagang Islam (SDI), Indische Partij, the Indonesian Association, and Muhammadiyah.

   Congratulations on commemorating the day of national awakening, “RISE TO UNITED, RISE TO UNION! "

Minggu, 01 Mei 2022

HARI BURUH SEDUNIA

                       Hari Buruh Sedunia 

   Hari Buruh Internasional jatuh setiap tanggal 1 Mei berasal dari aksi demonstrasi besar-besaran serikat buruh di Amerika Serikat pada tanggal 1 Mei 1886. Pada tahun 1889, federasi internasional dari kelompok sosialis dan serikat buruh menyepakati 1 Mei sebagai hari untuk menggalang solidaritas di kalangan pekerja. Tanggal 1 Mei dipilih dalam rangka mengenang tragedi Haymarket Riot atau Kerusuhan Haymarket yang terjadi di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Sejarah hari buruh bermula di Amerika Serikat. Sejak awal abad ke-19, banyak perusahaan yang memaksa buruh bekerja selama 14, 16, bahkan 18 jam dalam sehari. Buruh pun menuntut agar jam kerja dikurangi menjadi maksimal delapan jam per hari. Aksi ini sendiri diorganisasi oleh Federasi Buruh Amerika. Pemogokan buruh ini berhasil membuat kota Chicago lumpuh. Selama 2 hari, aksi ini belum juga surut. Untuk meredam aksi ini, pemerintah mengirimkan polisi untuk meredam aksi buruh. Hingga pada 4 Mei 1886, buruh pun menggelar aksi yang lebih besar di lapangan Haymarket. Saat itulah sebuah bom tiba-tiba meledak di dekat barisan polisi, 67 aparat terluka dalam serangan itu. Sementara tujuh polisi tewas. Petugas mulai menembaki para demonstran. Melukai 200 orang dan menewaskan beberapa orang, tulis majalah TIME menggambarkan peristiwa itu. Peristiwa di Chicago itu kemudian dikenal dengan nama Insiden Haymarket atau Kerusuhan Haymarket. Tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka.

   Selamat Memperingati Hari Buruh Sedunia! Berjuang bersama untuk kesejahteraan bersama! 




                        World Labor Day

   International Labor Day falls every May 1, stemming from the massive demonstrations by trade unions in the United States on May 1, 1886. In 1889, the international federation of socialist groups and trade unions adopted May 1 as a day to raise solidarity among workers. May 1 was chosen to commemorate the Haymarket Riot tragedy or the Haymarket Riots that occurred in Chicago, Illinois, United States. The history of Labor Day begins in the United States. Since the early 19th century, many companies have forced workers to work 14, 16, even 18 hours a day. The workers also demanded that working hours be reduced to a maximum of eight hours per day. The action itself was organized by the American Labor Federation. This labor strike succeeded in paralyzing the city of Chicago. For 2 days, this action has not subsided. To suppress this action, the government sent the police to suppress the workers' action. Until May 4, 1886, the workers also staged a larger action in the Haymarket field. That's when a bomb suddenly exploded near the police line, 67 officers were injured in the attack. Meanwhile, seven police officers were killed. Officers started shooting at the demonstrators. Injuring 200 people and killing several, TIME magazine wrote describing the event. The incident in Chicago became known as the Haymarket Incident or the Haymarket Riot. May 1, known as May Day, is observed by workers in various countries, despite strong pressure from their governments.

   Happy World Labor Day! Fight together for the common good! 

Jumat, 29 April 2022

HARI TARI INTERNASIONAL

                                           Hari Tari Internasional

     Hari ini tanggal 29 April 2022 memperingati Hari Tari Sedunia atau International Dance Day yang diperingati setiap tahunnya oleh seluruh masyarakat dunia dari berbagai belahan dunia salah satunya Indonesia. Hari Tari Sedunia ini menjadi sebuah perayaan besar di seluruh dunia dengan berbagai pagelaran seni tari yang ditampilkan hampir setiap tahunnya. Namun di tahun ini menjadi cerita yang berbeda tentang pagelaran tari ini karena hampir semuanya dilakukan secara online akibat dari munculnya pandemi covid-19 yang membuat semua orang diseluruh dunia harus membatasi gerak aktivitasnya. Sejarah Hari Tari International ini di cetuskan oleh Komite Tari Institut Theater Internasional (ITI) pada tahun 1982. Tanggal 29 April dipilih sebagai Hari Tari Internasional karena bertepatan dengan hari lahir Jean Georges Noverre (1727-1810). Jean Georges Noverre ini merupakan pencipta Balet Modern yang hingga sampai sekarang tarian balet ini di gemari oleh masyarakat seluruh dunia dari berbagai belahan dunia. Dalam pelaksanaannya, peringatan Hari Tari Internasional memiliki beberapa tujuan, selain untuk memberikan apresiasi serta penghormatan kepada Jean Georges Noverre. Hari Tari Internasional juga berguna untuk memberikan motivasi kepada masyarakat terutama lembaga Pendidikan untuk terus mengembangkan dan menjaga kebudayaan tari.

Selamat memperingati Hari Tari Internasional!^^

 

                                                   International Dance Day

     Today, April 29, 2022, commemorates World Dance Day or International Dance Day, which is commemorated every year by the entire world community from various parts of the world, one of which is Indonesia. World Dance Day is a big celebration around the world with various dance performances that are performed almost every year. However, this year it is a different story about this dance performance because almost everything is done online as a result of the emergence of the covid-19 pandemic which makes everyone around the world have to limit their activities. The history of International Dance Day was initiated by the Dance Committee of the International Theater Institute (ITI) in 1982. April 29 was chosen as International Dance Day because it coincided with the birthday of Jean Georges Noverre (1727-1810). Jean Georges Noverre is the creator of Modern Ballet which until now this ballet dance is loved by people all over the world from various parts of the world. In its implementation, the commemoration of International Dance Day has several purposes, other than to give appreciation and respect to Jean Georges Noverre. International Dance Day is also useful to motivate the public, especially educational institutions, to continue to develop and maintain dance culture.

Happy International Dance Day!^^








Sabtu, 23 April 2022

HARI BUKU SEDUNIA

 ㅤㅤㅤ  Selamat Hari Buku Sedunia! 

   Hari Buku Sedunia, dikenal pula dengan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia dan Hari Buku Internasional, merupakan hari perayaan tahunan yang jatuh pada tanggal 23 April yang diadakan oleh UNESCO untuk mempromosikan peran membaca, penerbitan, dan hak cipta. Hubungan antara 23 April dengan buku pertama sekali dibuat oleh toko buku di Catalonia, Spanyol pada tahun 1923. Pada tahun 1995, UNESCO memutuskan Hari Buku Sedunia dan Hari Hak Cipta Sedunia dirayakan pada tanggal 23 April, sebab tanggal tersebut juga merupakan hari kematian William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega, serta hari lahir atau kematian beberapa penulis terkenal lain. Sementara itu, Hari Buku Sedunia atau World Book Day pertama di Inggris dan Irlandia dirayakan pada 1997 untuk mendorong kaum muda menemukan rasa senang saat membaca. Setiap tahunnya, UNESCO akan memilih World Book Capital atau ibukota negara untuk melakukan promosi buku dan membaca selama satu tahun. Peringatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terkait minat dan pentingnya membaca bagi masyarakat dunia.

   Selamat Hari Buku Sedunia! Dengan membaca buku dapat menambah kecerdasan akal dan pikiran kita! 





  ㅤㅤㅤㅤHappy World Book Day!

   World Book Day, also known as World Book and Copyright Day and International Book Day, is an annual day of celebration that falls on April 23 held by UNESCO to promote the role of reading, publishing and copyright. The connection between April 23 and a book was first made by a bookstore in Catalonia, Spain in 1923. In 1995, UNESCO decided that World Book Day and World Copyright Day were celebrated on April 23, because that date is also the anniversary of the death of William Shakespeare and Inca Garcilaso de la Vega, as well as the birthdays or deaths of several other famous writers. Meanwhile, the first World Book Day in the UK and Ireland was celebrated in 1997 to encourage young people to find joy in reading. Every year, UNESCO will choose the World Book Capital or the nation's capital to promote books and reading for one year. This commemoration is carried out as a form of concern regarding the interest and importance of reading for the world community.

   Happy World Book Day! By reading books can increase the intelligence of our minds and minds!