Rock On

Minggu, 24 Januari 2021

HARI GIZI NASIONAL

                        Hari Gizi Nasional

Selamat Hari Gizi Nasional !
   Tepat pada hari ini adalah hari dimana kita semua memperingati Hari Gizi Nasional yaitu tanggal 25 Januari 2021. Sebelum lanjut yuk kenali dulu apa itu definisi Gizi. Gizi adalah persediaan bahan makanan yang dibutuhkan organisme maupun sel-sel untuk bertahan hidup. Gizi yang dibutuhkan dalam tubuh dibagi menjadi 2 yaitu Makronutrien yang berarti nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah besar oleh tubuh dan yang kedua adalah Makronutrien energi yang meliputi karbohidrat, protein, dan lemak. 

   Hari Gizi Nasional diselenggarakan untuk memperingati dimulainya pengkaderan tenaga gizi Indonesia dengan berdirinya sekolah Juru Penerang Makanan oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR) pada tanggal 25 Januari 1951. Sejak saat itu Pendidikan tenaga gizi terus berkembang pesat di perguruan tinggi Indonesia. Lalu disepakati bahwa tanggal 25 Januari sebagai hari gizi nasional. Pertama kali Hari gizi nasional diadakan oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR) pada tahun 1960-an lalu di tahun 1970 hingga sekarang dilanjutkan oleh Direktorat Gizi Masyarakat.

   Bapak Gizi Indonesia adalah Dokter J Leimena. Di tahun 1950 Menteri kesehatan kita yaitu Dokter J Leimena sekaligus Bapak Gizi Indonesia mengangkat Prof. Poorwo Soedarmo sebagai kepala Lembaga Makanan Rakyat (LMR) yang dulunya dikenal sebagai Institut Voor Volksvoeding (IVV) yang juga dikenal sebagai Lembagai Penelitian Kesehatan dan Lembaga Eijkman. Tema yang dibangun untuk memperingati Hari Gizi Nasional di era RPJMN 2015-2019 adalah “Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi”. 

   Namun berbeda dengan tahun 2020 tema yang diangkat adalah “Gizi Optimal untuk Generasi Milenial”. Peringatan HGN merupakan momentum penting dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi melalui gizi seimbang dan produksi pangan berkelanjutan, sehingga dapat turut mendorong pencapaian RPJMN bidang kesehatan.
 
   Mari teman-teman kita makan makanan yang  sehat jangan hanya pilih yang enak saja ya. Kita semua harus tetap fokus pada proses pemasakan tentunya harus bersih ya teman-teman. Jadi untuk menu sekolah utamakan bawa bekal masakan ibu sendiri jadi lebih aman dan terpercaya dan sekali lagi, Selamat Hari Gizi Nasional!!^^


                    National Nutrition Day

 Happy National Nutrition Day!
    Right today is the day when we all commemorate National Nutrition Day, namely January 25, 2021. Before continuing, let's first identify what is the definition of nutrition.  Nutrition is the supply of foodstuffs needed by organisms and cells to survive.  The nutrients needed in the body are divided into 2, namely Macronutrients which means nutrients needed in large quantities by the body and the second is energy macronutrients which include carbohydrates, proteins and fats.

    National Nutrition Day was held to commemorate the commencement of cadre training for Indonesian nutrition workers with the establishment of the School of Food Warriors by the People's Food Institute (LMR) on January 25, 1951. Since then nutritionist education has continued to develop rapidly in Indonesian universities.  Then it was agreed that January 25 as the national nutrition day.  The first time the National Nutrition Day was held by the People's Food Institute (LMR) in the 1960s then in 1970 until now continued by the Directorate of Community Nutrition.

    The father of Indonesian Nutrition is Doctor J Leimena.  In 1950 our Minister of Health, namely Doctor J Leimena as well as the Indonesian Nutritionist, appointed Prof.  Poorwo Soedarmo as the head of the People's Food Institute (LMR) which was formerly known as the Voor Volksvoeding Institute (IVV) which is also known as the Health Research Institute and the Eijkman Institute.  The theme that was built to commemorate National Nutrition Day in the 2015-2019 RPJMN era is "Building Nutrition Towards a Healthy Achieving Nation".

    However, in contrast to 2020 the theme raised is "Optimal Nutrition for Millennial Generation".  The HGN commemoration is an important momentum in raising awareness and increasing commitment from various parties to jointly build nutrition towards an accomplished healthy nation through balanced nutrition and sustainable food production, so that it can contribute to the achievement of the RPJMN in the health sector.
 
    Let our friends eat healthy food, don't just choose the delicious one.  We all have to stay focused on the cooking process, of course we have to be clean, friends.  So for the school menu, prioritize bringing your own food supplies so it's safer and more reliable and once again, Happy National Nutrition Day !! ^^

Jumat, 15 Januari 2021

HARI DHARMA SAMUDERA

                 Hari Dharma Samudera

Selamat Hari Dharma Samudera !
   Tanggal 15 Januari merupakan hari bersejarah yang patut dikenang oleh masyarakat Indonesia dengan disematkannya hari tersebut sebagai Hari Dharma Samudera. 

   Hari Dharma Samudera diperingati sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam Pertempuran Laut Aru. Dalam pertempuran tersebut juga turut menewaskan Laksamana Madya TNI (Ant.) Yosaphat Soedarso, atau yang dikenal sebagai Komodor Yos Sudarso. Pertempuran ini terjadi setelah Ir. Soekarno mencetuskan Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora) di Yogyakarta, 19 Desember 1961 yang bermaksud merebut tanah Irian Barat dari Belanda. Peristiwa ini merupakan pertempuran antara pasukan ALRI (Angkatan Laut Republik Indonesia) melawan pasukan Belanda yang melibatkan 3 kapal cepat torpedo milik ALRI yaitu KRI Macan Tutul, KRI Harimau, dan KRI Macan Kumbang, tetapi KRI Macan Tutul akhirnya tenggelam setelah berupaya menjadi umpan agar dapat meloloskan KRI Harimau dan KRI Macan Kumbang dari kepungan pasukan Belanda.

   Pengingkaran janji Belanda dalam KMB perihal penyerahan Irian Barat yang tak kunjung terlaksana, membuat Presiden Soekarno mendengungkan Trikora pada tanggal 19 Desember 1961 di Jogjakarta.
Isi TRIKORA:
   •Gagalkan pembentukan "Negara Boneka Papua" buatan Belanda kolonial
Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia.

   Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Tanah Air dan Bangsa.

Selamat hari Dharma Samudera ^^ !



                     Ocean Dharma Day

 Happy Ocean Dharma Day!
    January 15th is a historical day that should be remembered by the Indonesian people by pinning this day as Dharma Samudera Day.

    Ocean Dharma Day is commemorated as a tribute to the heroes who died in the Battle of the Aru Sea.  During the battle, Vice Admiral TNI (Ant.) Yosaphat Soedarso, also known as Komodor Yos Sudarso, also killed.  This battle occurred after Ir.  Soekarno initiated Operation Tri Komando Rakyat (Trikora) in Yogyakarta, December 19, 1961 which intended to seize West Irian land from the Dutch.  This incident was a battle between ALRI troops (Indonesian Navy) against Dutch troops involving 3 fast torpedo boats belonging to the ALRI, namely KRI Macan Tutul, KRI Harimau, and KRI Macan Kumbang, but KRI Macan Tutul finally sank after trying to act as bait to escape.  KRI Harimau and KRI Macan Kumbang from the Dutch troops.

    The negation of the Dutch promise in the KMB regarding the handover of West Irian which had not been carried out prompted President Soekarno to sing Trikora on 19 December 1961 in Jogjakarta.
 Contents of TRIKORA:
    • Thwarted the formation of the Dutch colonial-made "Papua Puppet State"
 Raise the Red and White in the West Irian Homeland of Indonesia.

    Get ready for general mobilization in order to defend the independence and unity of the Motherland and Nation.

 Happy Ocean Dharma Day ^^ !

Senin, 21 Desember 2020

HARI IBU NASIONAL

                       Hari Ibu Nasional

Selamat Hari Ibu!
   Hai semua nya, kalian tahu tidak bahwa tanggal 22 Desember di tetapkan sebagai Hari Ibu Nasional. Hari Ibu adalah perayaan yang di rayakan untuk sosok ibu di keluarga. Peringatan dan perayaan nya biasa dilakukan dengan membebastugaskankan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. 
   Berikut sejarah singkat mengenai Hari Ibu Nasional. Hari ibu selalu diperingati setiap tanggal 22 Desember. Sejarah hari ibu berawal dari para pejuang wanita Indonesia. Bertepatan pada tanggal 22 hingga 25 Desember 1982, sejarah hari ibu dimulai. Pada Juli 1935 dilaksanakan Kongres Perempuan Indonesia II, dalam kongres ini dibentuk BPBH (Badan Pemberantasan Buta Huruf) dan menentang perlakuan tidak wajar atas buruh wanita perusahaan batik di Lasem, Rembang. Penetapan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember sendiri baru diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Secara resmi tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu adalah setelah Presiden Soekarno melalui melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 menetapkan bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga saat ini.

   Terima kasih selalu ada untukku, mencintaiku, dan merawatku.
Selamat Hari Ibu !^^


                  National Mother's Day

 Happy Mother's Day!
    Hi all, you know that December 22nd is designated as National Mother's Day.  Mother's Day is a celebration that is celebrated for the mother figure in the family.  Commemoration and celebration are usually carried out by relieving mothers from domestic duties that are considered daily obligations, such as cooking, caring for children, and other household matters.
    Here is a brief history of National Mother's Day.  Mother's Day is always celebrated every 22 December.  The history of Mother's Day begins with Indonesian female fighters.  Coinciding on December 22 to 25, 1982, the history of Mother's Day began.  In July 1935, the II Indonesian Women's Congress was held, in which the BPBH (Body for the Eradication of Illiteracy) was formed and opposed the unfair treatment of female workers in a batik company in Lasem, Rembang.  The determination of Mother's Day on 22 December itself was only decided at the Third Indonesian Women's Congress in 1938. Officially December 22 was declared Mother's Day after President Soekarno through Presidential Decree No.  316 of 1959 stipulates that December 22 is Mother's Day and is celebrated nationally until today.

    Thank you for always being there for me, loving me and taking care of me.
 Happy Mother's Day! ^^

Kamis, 10 Desember 2020

HARI HAK ASASI MANUSIA

                  Hari Hak Asasi Manusia

Selamat hari Hak Asasi !

   Hari ini tanggal 10 Desember 2020 tepatnya memperingati Hari Hak Asasi Manusia Nasional. Sebelum mengetahui sejarahnya gimana, kalian harus tahu dulu apa itu Hak Asasi Manusia yang sering disingkat dengan HAM. Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar yang dimiliki oleh manusia sejak lahir dan berlaku dimana pun, kapan pun, dan kepada siapa pun. Hak Asasi Manusia tidak dapat diganggu gugat serta tidak bisa dicabut karena Hak Asasi Manusia adalah anugerah yang dimiliki setiap orang di dunia. Negara pun wajib untuk menindaklanjuti pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan oleh berbagai pihak. Nah sekarang sudah jelaskan apa itu Hak Asasi Manusia. 

   Hak Asasi Manusia dirayakan oleh seluruh dunia bukan hanya negara Indonesia saja. Ini dinyatakan oleh International Humanist and Ethical Union (IHEU) sebagai hari resmi perayaan kaum Humanisme. Kenapa Peringatan Hari Hak Asasi Manusia harus diperingati tanggal 10 Desember? Karena tanggal ini dipilih untuk menghormati Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengadopsi dan memproklamasikan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Hak Asasi Manusia diperingati sejak tahun 1950 dimana ketika Majelis Umum mengundang semua negara dan organisasi yang peduli untuk merayakan Hari Hak Asasi Manusia. Di Indonesia terdapat Pasal 27-34 dalam Undang Undang Dasar Negara Indonesia yang mengatur tentang hak asasi manusia. 

   “Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia menjadi Magna Carta pertama secara internasional dan diakui oleh seluruh dunia” ungkap Eleanor Roosevelt, ketua Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa saat deklarasi PPB diadakan. Rancangan perangko untuk memperingati hari Hak Asasi Manusia dikeluarkan oleh UN Postal Administration pada tahun 1952.Terdapat salah satu Pahlawan yang memperjuangkan Hak Asasi Manusia di Indonesia Negara kita tercinta yaitu Munir salah satu tokoh pejuang HAM dari jalur hukum. Dia lahir di Batu 8 Desember 1965. Selain aktif dalam membela kasus HAM melalui LBH. Dia juga mendirikan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS).

   Melalui komisi ini, Munir melakukan pengusutan kasus hilangnya orang pasca runtuhnya orde baru.Munir mendapat berbagai penghargaan. Diantaranya Right Livelihood Award untuk promosi HAM, dinobatkan sebagai Leader for The Millennium dari Asia Week pada 2000, dan An Honourable Mention of The 2000 UNESCO Madanjeet Singh Prize atas usahanya mempromosikan toleransi dan anti kekerasan.Kasus pembunuhan yang menimpanya pada 2004, sampai saat ini masih jadi misteri. Kasus ini juga menjadi sorotan tokoh-tokoh pejuang HAM lainnya. Hanya raga Munir yang terbunuh, semangat juang dan keberaniannya masih menjadi inspirasi.

   Jadi ayo teman-teman kita bangkitkan kembali semangat para pejuang Indonesia dengan kita pintar menggunakan kecanggihan teknologi masa kini dengan sesuatu yang kreatif dengan berkreasi semampu kemampuan kita, janganlah kalian masuk ke dalam jerumus jejak digital.

   Ayo bangkitkan semangatmu untuk Negara kita Indonesia dan sekali lagi Selamat Hari Hak Asasi Manusia!!


                      Human Rights Day

 Happy Human Rights Day!

    Today, December 10, 2020, to be exact, commemorates National Human Rights Day.  Before knowing the history, you must first know what human rights are, often abbreviated as human rights.  Human Rights (HAM) are basic rights that are owned by humans from birth and apply wherever, whenever, and to anyone.  Human rights are inviolable and inviolable because human rights are gifts that are owned by everyone in the world.  The state is also obliged to follow up on human rights violations committed by various parties.  So now it is clear what human rights are.

    Human Rights are celebrated by the whole world, not only by the Indonesian state.  This is declared by the International Humanist and Ethical Union (IHEU) as the official day of celebration of Humanists.  Why should the Commemoration of Human Rights Day be commemorated on December 10?  Because this date was chosen in honor of the General Assembly of the United Nations which adopted and proclaimed the Universal Declaration of Human Rights.  Human Rights is commemorated since 1950 when the General Assembly invited all concerned countries and organizations to celebrate Human Rights Day.  In Indonesia, there are Articles 27-34 in the Indonesian Constitution which regulates human rights.

    "The Universal Declaration of Human Rights is the first Magna Carta internationally and is recognized by the whole world," said Eleanor Roosevelt, chairman of the United Nations Human Rights Commission at the time the PPB declaration was held.  The design of stamps to commemorate Human Rights Day was issued by the UN Postal Administration in 1952. There is one of the heroes who fought for human rights in Indonesia, our beloved country, namely Munir, one of the prominent human rights defenders from the legal route.  He was born in Batu, December 8, 1965. Besides being active in defending human rights cases through LBH.  He also founded the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (KontraS).

    Through this commission, Munir investigated cases of missing people after the collapse of the New Order. Munir received various awards.  Among them are the Right Livelihood Award for the promotion of human rights, crowned Leader for The Millennium from Asia Week in 2000, and An Honorable Mention of The 2000 UNESCO Madanjeet Singh Prize for his efforts to promote tolerance and anti-violence. The murder case that befell him in 2004, until now  so a mystery.  This case has also been highlighted by other human rights defenders.  Only Munir's body was killed, his fighting spirit and courage are still inspirations.

    So come on, our friends, revive the spirit of Indonesian fighters by cleverly using today's sophisticated technology with something creative by creating as much as we can, don't let you enter the digital trail.

    Come on, raise your enthusiasm for our country Indonesia and once again Happy Human Rights Day !!

Rabu, 11 November 2020

HARI AYAH NASIONAL

                    Hari Ayah Nasional

Selamat Hari Ayah Nasional !
   Hari ini adalah Hari Ayah Nasional tepatnya pada tanggal 12 November. Hari Ayah ini diperingati sebagai tanda rasa terima kasih terhadap Ayah atas perannya sebagai tulang punggung keluarga. Dimana semua Ayah telah mencari nafkah untuk seluruh kebutuhan keluarganya. Hari Ayah dirayakan dengan memberikan hadiah bagi bapak dan berkumpul bersama anggota lainnya. Diperingatinya Hari Ayah di Indonesia diprakarsai oleh Paguyuban Satu Hati, lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi(PPIP). 

   Pada awalnya di tahun 2014 PPIP mengadakan peringatan hari Ibu di solo dengan mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Sayembara tersebut disambut antusias oleh peserta sehingga menanyakan kapan peringatan yang sama untuk Ayah. Hingga pada akhirnya Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan PPIP menetapkan tanggal 12 November sebagai Hari Ayah Nasional. 

   Deklarasi tersebut digabung dengan Hari Kesehatan dengan mengambil semboyan “Semoga Bapak Bijak, Ayah sehat, Papah Jaya”. Deklarasi Ayah juga diadakan di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur. Dalam deklarasi tersebut diterbitkan buku yang berjudul Kenangan untuk Ayah yang berisi 100 surat anak Nusantara kepada Ayah. Lalu buku dan piagam deklarasi Hari Ayah tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta Bupati di 4 penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote. 

  Setelah dari deklarasi tersebut setiap tanggal 12 November dijadikan Hari Ayah Nasional. Di sebagian Negara Hari Ayah diperingati pada pekan ketiga di bulan Juni. Di Amerika Serikat Hari Ayah ini telah diperingati sejak Juni 1910 di Negara bagian Washington. Momen Hari Ayah ini sudah mulai diperingati sejak awal abad ke-12 dengan makna menghormati Ayah karena atas kerja kerasnya kita dapat bersekolah dan juga dapat mencukupi kebutuhan lainnya. 

   Mari teman-teman kita patuh kepada Ayah karena tanpa kerja keras Ayah kita tidak akan bisa sekolah dan juga makan, dan dengan Ayah banting tulang juga untuk kita itu adalah tanda kasih sayangnya kepada kita anak-anaknya dan sekali lagi selamat Hari Ayah Nasional!^^



                   National Father's Day

 Happy National Father's Day!
    Today is National Father's Day on November 12 to be exact.  Father's Day is commemorated as a token of gratitude towards Father for his role as the backbone of the family.  Where all fathers have made a living for all the needs of their family.  Father's Day is celebrated by giving gifts to fathers and gathering with other members.  The commemoration of Father's Day in Indonesia was initiated by the One Heart Association, a cross-religious and cultural association called the Association for the Mother Earth (PPIP).

    Initially in 2014 PPIP held a Mother's Day commemoration in solo by holding a Letter Writing Competition for Mothers.  The contest was greeted enthusiastically by the participants so they asked when the same warning was for Dad.  Until finally the Putra Ibu Pertiwi Association held a Father's Day declaration for Indonesia and PPIP set 12 November as National Father's Day.

    The declaration was combined with the Health Day by adopting the slogan "Hopefully Bapak is wise, father is healthy, Papah Jaya".  Father's Declaration was also held in Maumere, Flores, East Nusa Tenggara.  In the declaration, a book entitled Memories for the Father was published which contained 100 letters from the Indonesian children to the father.  Then the book and charter of the Father's Day declaration was given to President Susilo Bambang Yudhoyono and the regents in 4 corners of Indonesia, namely Sabang, Merauke, Sangir Talaud, and Rote Island.

   After the declaration, every November 12 is made National Father's Day.  In some countries Father's Day is observed on the third week of June.  In the United States this Father's Day has been observed since June 1910 in Washington State.  This Father's Day moment has been commemorated since the early 12th century with the meaning of honoring Father because for his hard work we can go to school and can also provide for other needs.

    Let our friends obey Daddy because without hard work our father would not be able to go to school and eat, and with you working hard for us too, it is a sign of his affection for us, his children and once again happy National Father's Day! ^^

Selasa, 10 November 2020

HARI PAHLAWAN NASIONAL

                  Hari Pahlawan Nasional

Selamat Hari Pahlawan Nasional !
   Tepat pada hari ini adalah Hari Pahlawan Nasional. Nah Hari Pahlawan Nasional tahun ini mengangkat tema “Pahlawanku Sepanjang Masa” yang diperingati tanggal 10 November 2020. Peringatan Hari Pahlawan tidak bisa dilepaskan dari sejarah Pertempuran Surabaya yang berpuncak pada 10 November 1945. Peringatan Hari Pahlawan tahun 2020 ini dilakukan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena masih dalam situasi pandemi COVID-19. Nah kalian masih inget gak? Gimana sih sejarah Hari Pahlawan Nasional ini sampai bisa diresmikan tanggal 10 November menjadi Hari Pahlawan Nasional. Yukk kita simak!. 

   Munculnya Hari Pahlawan Nasional ini pasti banyak sekali rangkaian perjuangan dari masing-masing para Pahlawan Indonesia. Mulai dari  tanggal 31 Agustus 1945 Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa mulai 1 September 1945, bendera merah putih dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia. Lalu pada 19 September 1945 Para pemuda dan pejuang Surabaya mulai  menurunkan dan merobek warna biru dalam triwarna bendera Belanda yang dikibarkan di Hotel Yamato. Bendera tersebut kemudian dinaikkan kembali dengan menyisakan warna merah dan putih yang merupakan warna bendera Indonesia.

   Lalu pada tanggal 25 Oktober 1945 Rombongan pasukan Sekutu, termasuk Inggris dan Belanda yang sebelumnya telah tiba di Jakarta pada 15 September 1945, mulai memasuki Kota Surabaya tanggal 25 Oktober 1945. Pasukan ini tergabung dalam Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees (RAPWI) atau Bantuan Rehabilitasi untuk Tawanan Perang dan Interniran untuk melucuti senjata tentara Jepang. 27-30 Oktober 1945 Perang pertama antara militer dan arek-arek Surabaya melawan pasukan Sekutu atau Inggris terjadi. 

   Pemimpin pasukan Inggris di Jawa Timur, Brigadir Jenderal Aubertin Mallaby, tewas dalam suatu insiden, pada 30 Oktober 1945. Posisi Mallaby sebagai pemimpin pasukan di Jawa Timur kemudian digantikan oleh Mayor Jenderal Robert Mansergh yang juga Komandan Divisi 5 Inggris. 9 November 1945 Mayor Jenderal Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum kepada rakyat Surabaya. Isinya antara lain bahwa seluruh pemimpin Indonesia di Surabaya harus melaporkan diri. Seluruh senjata yang dimiliki pihak Indonesia di Surabaya harus diserahkan kepada Inggris.     

   Para pemimpin Indonesia di Surabaya harus bersedia menandatangani pernyataan menyerah tanpa syarat. 10 November 1945 Para pemimpin perjuangan, arek-arek Surabaya, dan segenap rakyat tidak mengindahkan ancaman Inggris. Maka, terjadilah pertempuran besar di Surabaya pada 10 November 1945. Pertempuran ini menelan korban nyawa hingga ribuan jiwa, Kota Surabaya pun hancur lebur.

   Salah satu pejuang yang berperan besar mengobarkan semangat perlawanan rakyat Surabaya dalam pertempuran ini adalah Bung Tomo. Hingga pada akhirnya pada tanggal 10 November 1946 Presiden Soekarno menetapkan bahwa setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan dan diperingati hingga saat ini. Begitulah kisah perjuangan Pahlawan Indonesia untuk kita bangsa Indonesia.

   Maka dari itu ayo kita teruskan perjuangan para Pahlawan Indonesia dulu dengan melawan virus  COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang diberikan oleh pemerintah mulai dari sekarang dan sekali lagi Selamat Hari Pahlawan Nasional!^^



                     National Heroes Day

Happy National Heroes Day!
   Right on this day is National Heroes Day.  So National Heroes Day this year takes the theme "My Heroes All Time" which is commemorated on November 10, 2020. The commemoration of Heroes 'Day cannot be separated from the history of the Battle of Surabaya which culminated in November 10, 1945. The commemoration of Heroes' Day in 2020 is very different from other years.  previously because it was still in a COVID-19 pandemic situation.  So do you still remember?  What is the history of National Heroes Day until it was officially announced on November 10 as National Heroes Day? Let's see!

   The emergence of this National Hero's Day must be a series of struggles from each of the Indonesian Heroes. Starting from August 31, 1945 the proclamation of independence of the Republic of Indonesia. The Indonesian government stated that starting September 1, 1945, the red and white flag was being raised all over Indonesia. Then on 19 September 1945 the youths and fighters of Surabaya began to take down and tear off the blue color in the tricolor of the Dutch flag which was hoisted at the Yamato Hotel.  The flag was then raised again, leaving the colors red and white, which are the colors of the Indonesian flag.

   Then on 25 October 1945 the Allied troops, including the British and the Dutch who had previously arrived in Jakarta on 15 September 1945, began to enter the city of Surabaya on 25 October 1945. These troops were members of the Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees (RAPWI) or  Rehabilitation Assistance for Prisoners of War and Interns to disarm Japanese soldiers.  27-30 October 1945 The first war between the military and arek-arek Surabaya against Allied or British troops occurred.

   The leader of British troops in East Java, Brigadier General Aubertin Mallaby, was killed in an incident, on 30 October 1945. Mallaby's position as the leader of the troops in East Java was later replaced by Major General Robert Mansergh who was also Commander of the British 5th Division.  9 November 1945 Major General Robert Mansergh issued an ultimatum to the people of Surabaya.  It contained, among other things, that all Indonesian leaders in Surabaya had to report themselves.  All weapons owned by the Indonesian side in Surabaya had to be handed over to the British.
         
   Indonesian leaders in Surabaya must be willing to sign a statement of unconditional surrender.  10 November 1945 The leaders of the struggle, the arek-arek of Surabaya, and the whole people ignored the British threat.  So, there was a big battle in Surabaya on November 10, 1945. This battle took the lives of thousands of people, the city of Surabaya was completely destroyed.

   One of the fighters who played a major role in igniting the spirit of resistance from the people of Surabaya in this battle was Bung Tomo.  Until finally on November 10, 1946, President Soekarno determined that every November 10 was celebrated as Heroes' Day and was commemorated until now.  That's the story of the struggle of the Indonesian Heroes for us, the Indonesian people.

   Therefore, let's continue the struggle of the Indonesian Heroes first by fighting the COVID-19 virus by complying with the health protocols given by the government from now on and once again Happy National Heroes' Day! ^^

Selasa, 27 Oktober 2020

HARI SUMPAH PEMUDA

                    Hari Sumpah Pemuda

Selamat Hari Sumpah Pemuda!
   Pada hari ini, tanggal 28 Oktober 2020, diperingati Hari Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda adalah ikrar yang dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Sumpah Pemuda diciptakan pada saat digelar nya Kongres Pemuda II yang menghasilkan keputusan penting yakni Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda merupakan peristiwa penting yang mampu membakar semangat para pemuda-pemudi dari berbagai belahan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Dengan dilaksanakannya Sumpah Pemuda perjuangan yang awalnya terasa kedaerahan akhirnya mampu disatukan oleh kesatuan. Pemuda pun akhirnya bersatu dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

   Kalian tahu tidak sejarah terbentuknya Sumpah Pemuda? Berikut adalah sejarah singkat mengenai pembentukan Sumpah Pemuda! Pada zaman penjajahan, pergerakan pemuda tidak terororganisasi dengan baik. Kelompok-kelompok pemuda melawan penjajah hanya dengan pergerakan kedaerahannya. Sampai di suatu saat dimana mereka tersadar bahwa akan sangat sulit melawan penjajah hanya dengan pergerakan daerah. Maka dari itu mereka akhirnya sepakat untuk bersatu dan mengadakan Kongres Pemuda. Tujuan dari adanya Kongres tersebut adalah menyatukan berbagai organisasi dari yang sudah ada di setiap daerah nya dan melakukan serangan secara serentak terhadap penjajah. Pada zaman penjajahan, Kongres Pemuda diadakan dua kali pada tanggal 30 April-2 Mei 1926 dan 27-28 Oktober. Kongres Pemuda pertama dilaksanakan di Batavia (Jakarta tempo dulu) yang diketuai oleh M. Tabrani, sedangkan Kongres Pemuda ke 2 diketuai oleh Spegondo Djojopoespito dari PPPI. Kongres pemuda ini diadakan dari perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI).

   Kongres Pemuda 1 menghasilkan kesepakatan sebagai berikut:
-Mengusulkan agar semua perkumpulan pemuda bersati dalam organisasi pemuda Indonesia mengakui dan menerima cita-cita untuk mewujudkan persatuan Indonesia (meskipun dalam hal ini belum jelas).

-Adanya upaya untuk menghilangkan pandangan adat, sifat kedaerahan yang kolot dan sebagainya.

-Mempersiapkan diselenggarakannya Kongres Pemuda ke 2 

   Sedangkan hasil dari Kongres Pemuda ke-2 adalah sebagai berikut:
-Menyepakati seluruh organisasi kepemudaan di Indonesia.

-Mengikrar sumpah pemuda.

   Ikrar Sumpah Pemuda yang akhirnya lahir dari Kongres Pemuda tersebut adalah sebagai berikut:
Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah satu. Tanah air Indonesia
Kami putera dan puteri Indonesia berbangsa satu. Bangsa Indonesia
Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan. Bahasa Indonesia

   “Kemajuan suatu Bangsa ada di genggaman para pemuda”
Selamat Hari Sumpah Pemuda !^^


                        Youth Pledge Day

Happy Youth Pledge Day!
   On this day, October 28, 2020, Youth Pledge Day is commemorated. The Youth Pledge is a pledge that is seen as a crystallization of the spirit to affirm the ideals for the establishment of the Indonesian state. The Youth Pledge was created during the II Youth Congress which resulted in an important decision, namely the Youth Pledge. The Youth Pledge is an important event that is able to ignite the spirits of young people from various parts of the Indonesian nation from Sabang to Merauke. With the implementation of the Youth Pledge the struggle that initially felt regionalism was finally able to be united by unity. The youths finally united and realized Indonesia's independence.

   Do you know the history of the formation of the Youth Pledge? Here is a brief history of the formation of the Youth Pledge! During the colonial era, the youth movement was not well organized. Youth groups resisted the invaders only with their regional movements. Until one day they realized that it would be very difficult to fight the invaders with regional movements. So from that they finally agreed to unite and hold a Youth Congress. The purpose of this Congress was to unite various organizations from those already in each region and carry out attacks simultaneously against the invaders. During the colonial era, Youth Congresses were held twice on 30 April-2 May 1926 and 27-28 October. The first Youth Congress was held in Batavia (past Jakarta) chaired by M. Tabrani, while the 2nd Youth Congress was chaired by Spegondo Djojopoespito from PPPI. This youth congress was held from the Indonesian Student-Student Association (PPPI).

   The 1st Youth Congress resulted in the following agreements:
-Propose that all youth associations be united in Indonesian youth organizations.

-Recognizing and accepting the ideals of realizing Indonesian unity (although this is not yet clear).

-There are efforts to eliminate traditional views, conservative regionalism and so on
Preparing for the 2nd Youth Congress.
 
   Meanwhile, the results of the 2nd Youth Congress are as follows:
-Agree on all youth organizations in Indonesia.
-Pledge the oath of youth

   The Youth Pledge Pledge which was finally born from the Youth Congress is as follows:
We, the sons and daughters of Indonesia, admit that we have one blood. Homeland of Indonesia
We are the sons and daughters of Indonesia, one nation. Indonesian nation
We, the sons and daughters of Indonesia, uphold the language of unity. Indonesian

   "The progress of a nation is in the hands of the youth"
Happy Youth Pledge Day! ^^